Bidang: Bidang Sosial Budaya
Program Kerja: Ketahanan Keluarga
Kegiatan: Iman dan Takwa
Tanggal Pelaksanaan: 25 Mar 2025

Keterangan Kegiatan:

Surabaya, 25 Maret 2025

Dharma Wanita Persatuan Kantor Pencarian dan Pertolongan Surabaya
1. Hari/Tanggal : Selasa, 25 Maret 2025
2. Kegiatan : Kajian Ramadhan Bersama Ustadzah Dewi Khosiah
3. Penyelenggara : DWP UP KPP Surabaya
4. Tema : Ramadhan sebagai momentum hijrah yang berkelanjutan
5. Narasumber : Ustadzah Dewi Khosiah
6. Sambutan : Ketua DWP UP KPP Surabaya (Ny. Anni Nanang Sigit)
7. MC : Ny. Andina Novan
8. Peserta : DWP UP KPP Surabaya secara daring dan luring
9. Dihadiri : 32 anggota DWP UP KPP Surabaya
10. Hasil Kegiatan :

Sambutan Ketua DWP UP KPP Surabaya :
• Kegiatan Kajian Ramadhan ini terlaksana dengan tujuan agar dapat dijadikan sebagai siraman rohani bagi anggota DWP UP KPP Surabaya yang beragama muslim di bulan Ramadhan yang penuh berkah ini. Ketua DWP Ny. Anni Nanang Sigit berharap setelah kajian ini kita dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, salah satunya dalam proses hijrah sebagai seorang muslim untuk menjadi lebih baik. Oleh sebab itu Kajian Ramadhan kali ini mengusung tema Ramadhan sebagai momentum hijrah yang berkelanjutan, dimana mempertahankan proses hijrah tidaklah mudah, terkadang iman terasa naik dan turun. Semoga dengan tausiyah dari Ustadzah Dewi Khosiah kita mendapatkan kiat-kiat untuk terus berproses dalam hijrah dan bagi anggota yang mengikuti kajian ramadhan ini agar bisa berbagi ilmu kepada anggota yang berhalangan hadir, karena sebaik-baik manusia adalah yang bisa memberikan maanfaat bagi orang lain.

• Tausiyah Oleh Ustadzah Dewi Khosiah :

Kajian ini membahas pentingnya Ramadhan sebagai momentum berkelanjutan untuk hijrah (perubahan spiritual menjadi diri lebih baik). Ustazah Dewi Khosiah menjelaskan bahwa hijrah berarti meninggalkan keburukan menuju kebaikan, dan Ramadhan memberikan kesempatan untuk memperbaiki diri dan meningkatkan kesalehan. beliau menekankan pentingnya tiga bulan menjelang Ramadhan (Rajab, Sha'ban, dan Ramadan) untuk pertumbuhan spiritual dan perbuatan baik. Ustazah juga menyoroti 3 hal penting dalam hijrah yang antara lain:
1. Hijrah dari Dosa Menuju Taubat Ramadhan mengajarkan kita untuk meninggalkan perbuatan dosa dan menggantinya dengan amal kebaikan.
2. Hijrah dari Malas Ibadah Menuju Ketekunan Bulan Ramadhan menjadi momen untuk meningkatkan kualitas ibadah, seperti shalat, membaca Al-Qur’an, dan bersedekah.
3. Hijrah dari Hawa Nafsu Menuju Pengendalian diri Puasa mengajarkan kita untuk mengendalikan hawa nafsu dan menjaga lisan serta perbuatan.

Ustadzah Dewi Kosiah menekankan pentingnya rukun Islam, terutama doa dan rasa hormat kepada orang tua, terutama ibu. Manfaatkan waktu dan usia yang kita miliki untuk berbakti dan membahagiakan kedua orang tua sebagai jalan masuk surga. Hijrah yang kita lakukan di bulan Ramadhan tidak boleh berhenti setelah bulan suci ini berakhir. Ada beberapa cara agar kita bisa terus istiqamah dalam hijrah setelah Ramadhan antara lain menekankan pentingnya ibadah yang konsisten, introspeksi diri, dan menjaga hati yang bersih untuk tetap berada di jalan kebenaran serta berusaha untuk memerangi kemalasan dalam ibadah. Selain itu Bergaul dengan orang-orang yang shalih akan membantu kita tetap istiqamah dalam kebaikan dan yang terakhir terus memperbaiki diri dan memohon pertolongan Allah.


Tanggal Unggah: 27 Mar 2025, 11:18:58
Diposting oleh: dwp.surabaya