Detail Kegiatan
Program Kerja: Penataan Organisasi / Manajemen
Kegiatan: Sosialisasi/Konsolidasi
Tanggal Pelaksanaan: 25 Jan 2026
Keterangan Kegiatan:
Pertemuan Rutin Dharma Wanita Persatuan Pos Pencarian dan Pertolongan Trenggalek
A. PELAKSANAAN
Hari : Minggu, 25 Januari 2026
Waktu : 08.00 WIB - selesai
Tempat : Ruang Rapat Pos Pencarian dan Pertolongan Trenggalek
Peserta : 17 Orang Anggota DWP
B. AGENDA ACARA
1. Pembukaan
2. Menyanyikan Lagu Wajib Indonesia Raya dan Mars Dharma Wanita Persatuan
3. - Sambutan Bapak Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Trenggalek
- Sambutan Ibu Koordinator DWP Pos Pencarian dan Pertolongan Trenggalek
4. Acara DWP
5. Penyampaian materi oleh sie Ekonomi, penyampaian Ibu Erna Winarto: Pembuatan serbuk jamu tradisional
C. RINGKASAN HASIL
1. Bapak Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Trenggalek Bpk Bayu Prasetyo, SE Memberikan Arahan & Mengapresiasi serta mendukung penuh Kegiatan DWP.
2. Ibu Ketua DWP Pos SAR Trenggalek Ny Ika Nuryono
Membahas Agenda kegiatan di Pos Pencarian dan Pertolongan Trenggalek yang akan datang.
Membuat Serbuk Jamu Tradisional
- Bahan: Jahe emprit,Sereh,Kayu Manis Cengkeh,Gula Aren, Gula Putih
- Cara membuat: Jahe emprit diiris tipis, diblender, disaring dengan kain tipis didiamkan*Kemudian semua bahan direbus hingga mendidih, kayu manis dan cengkeh diambil. Masukkan gula aren rebus hingga mendidih, tambahkan gula putih diaduk 1,5 jam. Setelahnya menjadi serbuk (apabila masih terdapat gumpalan diblender)
- Khasiat : untuk batuk flu, masuk angin, meningkatkan imun tubuh
- Cara penyajian : Diseduh dengan air panas, disesuaikan dengan kebutuhan
Kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan :
1. Meningkatkan Kesehatan Anggota
Kegiatan mendorong anggota untuk mengenal dan memanfaatkan bahan alami sebagai upaya menjaga daya tahan tubuh, kebugaran, dan kesehatan keluarga.
2. Menambah Pengetahuan dan Keterampilan
Anggota memperoleh pengetahuan tentang jenis tanaman obat, cara pengolahan yang benar, serta teknik pengemasan jamu serbuk agar lebih higienis dan tahan lama.
3. Mempererat Kebersamaan dan Kekompakan
Proses pembuatan jamu dilakukan secara bersama-sama sehingga memperkuat rasa kebersamaan, kerja sama, dan solidaritas antar anggota.
4. Mendorong Kreativitas dan Inovasi
Kegiatan ini melatih anggota untuk berinovasi dalam menciptakan produk herbal yang menarik, baik dari segi rasa, kemasan, maupun variasi jenis jamu.
5. Mendukung Pemberdayaan Ekonomi Keluarga
Hasil serbuk jamu dapat dikembangkan menjadi produk usaha rumahan (UMKM) yang berpotensi meningkatkan pendapatan keluarga.
6. Melestarikan Budaya dan Kearifan Lokal
Pembuatan jamu tradisional merupakan bentuk pelestarian warisan budaya bangsa yang perlu dijaga dan diwariskan kepada generasi berikutnya.
7. Mendukung Program Ketahanan Keluarga
Dengan kemampuan membuat jamu sendiri, anggota dapat lebih mandiri dalam menjaga kesehatan keluarga secara alami dan ekonomis.
Tanggal Unggah: 05 Mar 2026, 14:46:43
Diposting oleh: dwp.surabaya