Bidang: Sekretariat
Program Kerja: Pembinaan Hubungan Keluar
Kegiatan: Seminar
Tanggal Pelaksanaan: 26 Jun 2025

Keterangan Kegiatan:

Dharma Wanita Persatuan Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Surabaya mengikuti Webinar Kupas Tuntas Permasalahan Keluarga Pasangan Dan Anak yang diselenggrakan oleh Dharma Wanita Persatuan Kemeterian Ketenagakerjaan.
1. Hari/Tanggal : Kamis/26 Juni 2025
2. Kegiatan : Webinar Kupas Tuntas Permasalahan Keluarga Pasangan Dan Anak
3. Sambutan : Penasehat I Ibu Sumarni Yassierli
4. Moderator : Dr. Istiqomah, M.Si
5. Narasumber : 1. Bapak Ahmad Naufal Umam, M.Si
2. Ibu Rizki Dawanti, M.Psi., Psikolog
3. Ibu Dr. Dearly. M.Psi., Psikolog
4. Ibu Kharisma Riskinanti, M.Psi., Psikolog
5. Ibu Yenny, M.Psi., Psikolog
6. Dihadiri : Ketua DWP UP Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Surabaya beserta pengurus
7. Rangkaian kegiatan:

Acara di buka dengan Sambutan dari Ibu Sumarni Yassierli Dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa webinar ini terselenggara atas kerjasama kementerian ketenagakerjaan dengan biro OSDMA dan fakultas psikoligi Universitas Mercubuana. Kegiatan ini dilaksanakan karena semakin tinggi tingkat perceraian dan permasalahan keluarga yang dapat mempengaruhi tumbuh kembang anak. Harapannya semoga dengan webinar ini dapat memberikan wawasan, keterampilan praktis dan tips-tips untuk menjaga ketahanan keluarga dan semoga hasil dari workshop ini dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari demi membentuk keluarga yang harmonis penuh cinta dan dapat menjadi fondasi bagi bangsa yang tangguh.

Materi Pertama disampaikan oleh Bapak Ahmad Naufal Umam, M.Si dengan tema “Interaksi dan Motivasi Romantis Beserta Tantangannya”. Narasumber menjelaskan tentang rasa cinta terhadap pasangan sesuai dengan teori segitiga cinta oleh Sternberg dengan tiga rasa ini cukup untuk menjalin hubungan dengan pasangan. Ada beberapa tips untuk mengatasi gejala perselingkuhan atau pasangan tertarik dengan yang lain dengan cara :
1. Bentuk kebiasaan untuk mencari kesenangan yang produktif
2. Ajak pasangan terlibat untuk berpetualang bersama mencari hal-hal baru untuk dinikmati bersama (pasangan harus kooperatif)
3. Berkomunikasi tanpa menargetkan menjadi yang menang/benar
4. Saling berkompromi untuk kebaikan bersama, menyadari bahwa pasangan adalah rekan satu tim dalam kehidupan.

Materi Kedua disampaikan oleh Ibu Dr. Istiqomah, M.Si tentang empati terhadap pasangan dan anak. Narasumber menyampaikan pentingnya empati bagi pasangan dan anak. Empati adalah mengenali, memahami dan merasakan apa yang dialami orang lain secara emosional. Empati dalam hubungan romantis yaitu kemmpuan untuk memahami , berbagi dan menanggapi pengalaman emosional pasangan dengan cara yang penuh perhatian dan mendukung. Dengan adanya empati terhadap pasangan hubungan antara pasangan menjadi romantis. Hubungan Romantis akan tercapai apabila :
1. Meningkatkan rasa percaya, kedekatan dan kepuasan
2. Membantu pasangan mengatasi konflik dan tekanan emosional
3. Meningkatkan perasaan dihargai dan dipahami

Empati antara orang tua dan anak dapat menumbuhkan rasa
1. Aman bagi anak
2. Meningkatkan emosional intelegensi penting untuk pertumbuhan dan perkembangan anak
3. Anak akan memiliki harga diri dan social skill yang baik

Materi ketiga disampaikan oleh Ibu Rizki Dawanti, M.Psi., Psikolog tentang Komunikasi Sehat, Pasangan Bahagia Masalah utama dalam komunikasi antara lain :
1. Pasangan tidak membagi perasaannya
2. Kesulitan menyampaikan apa yang dinginkan pada pasangan
3. Pasangan tidak mengerti perasaannya
4. Pasangan menolak membicarakan masalah
5. Pasangan memberi komentar yang menjatuhkan

Gunakan komunikasi untuk meningkatkan intimasi
1. Keterbukaan diri : pasangan perlu belajar terbuka, semakin terbuka pasangan juga ankan terbuka sehingga perasaan menjadi dekat dan intim.
2. Attentive Listening : membiarkan pembicara menyampaikan cerita tanpa melakukan interupsi sehingga mengurangi salah paham.
3. Assertive Communication : mengekspresikan pikiran, perasaan dan keinginan.

Materi keempat disampaikan oleh Ibu Kharisma Riskinanti, M.Psi., Psikolog tentang Pengasuhan anak berkesadaran dan makna IKIGAI. Narasumber menyampaikan konsep IKIGAI dan conscious parenting, pengasuhan bermakna muncul saat ayah dan ibu selaras dengan tujuan hidup masing-masing. IKIGAI adalah konsep Jepang yang berarti “alasan untuk bangun di pagi hari” – atau makna hidup yang memberi semangat dan tujuan.

IKIGAI terdiri dari 4 unsur yang saling bertemu:
1. Apa yang kamu cintai (passion)
2. Apa yang kamu kuasai (vocation)
3. Apa yang dibutuhkan dunia (mission)
4. Apa yang bisa dihargai/dibayar (profession)

Materi kelima disampaikan oleh Ibu Dr. Dearly. M.Psi., Psikolog tentang Happy Mom happy family life strategi kunci menjadi ibu bekerja yang bahagia dan sejahtera Menjadi ibu bekerja yang bahagia dan sejahtera bukan soal membagi waktu sempurna, tapi tentang hidup dengan makna, dukungan, dan kesadaran. Kebahagiaan seorang ibu adalah pondasi ketenangan dalam keluarga.

Materi keenam disampaikan oleh Ibu Yenny, M.Psi., Psikolog tentang Media Sosial Narasumber menyampaikan pentingnya menentukan batasan bagi remaja dalam menggunakan media social dimana hal ini dapat membantu remaja belajar menggunakan media social secara positif serta membangun komunikasi secara terbuka tentang harapan terkait penggunaan media social untuk mencegah penggunaan dan dampak media social yang negative.


Tanggal Unggah: 30 Jun 2025, 23:01:59
Diposting oleh: dwp.surabaya