Detail Kegiatan
Bidang: Bidang Sosial Budaya
Program Kerja: Wawasan Keanekaragaman Budaya
Kegiatan: Kegiatan Seni Budaya / Nilai Budaya
Tanggal Pelaksanaan: 16 Jul 2024
Keterangan Kegiatan:
Selasa, 16 Juli 2024, Pantai Teddis, Ketua DWP UP Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang, Ibu Anni Nanang Sigit beserta 6 orang pengurus melaksanakan kegiatan mengenal wisata bersejarah di Propinsi NTT, salah satunya pantai Teddis. salah satu icon dari NTT disini nampak yaitu monumen alat musik sasando dan mercusuar. Pantai Teluk Koepan atau disebut juga Pantai Tedis yang diambil dari seorang pengusaha asli Nusa Tenggara Timur bernama Teddy Tanonef yang berkecimpung di sektor pariwisata di Kota Kupang. Teddy Tanonef memulai usaha dan kegiatan kepariwisataan di lokasi itu sejak tahun 1984, setelah bar dan restorannya di depan Markas Korem Kupang (sekitar 5km dari Pantai) terbakar pada tahun 1983. Pantai Tedis sebelumnya disebut dengan Pantai Teluk Koepan. Nama Koepan sendiri diambil dari nama salah seorang raja yang mendiami kawasan itu, yakni Lai Lai Bisi Koepan. Di Teluk Koepan terdapat pula Benteng peninggalan Portugis, Concordia, yang dibangun pada tahun 1625. Namun, benteng ini dirobohkan oleh Belanda yang menguasai Koepan, 1750. Walaupun demikian, menurut sejarah, bangsa asing pertama yang mendarat di Teluk Koepan adalah James Cook (1574). Cook hanya berhenti sementara untuk mengisi kebutuhan kapal, kemudian melanjutkan perjalanan ke arah timur.
Tanggal Unggah: 21 Aug 2024, 14:24:48
Diposting oleh: dwp.kupang
Program Kerja: Wawasan Keanekaragaman Budaya
Kegiatan: Kegiatan Seni Budaya / Nilai Budaya
Tanggal Pelaksanaan: 16 Jul 2024
Keterangan Kegiatan:
Selasa, 16 Juli 2024, Pantai Teddis, Ketua DWP UP Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang, Ibu Anni Nanang Sigit beserta 6 orang pengurus melaksanakan kegiatan mengenal wisata bersejarah di Propinsi NTT, salah satunya pantai Teddis. salah satu icon dari NTT disini nampak yaitu monumen alat musik sasando dan mercusuar. Pantai Teluk Koepan atau disebut juga Pantai Tedis yang diambil dari seorang pengusaha asli Nusa Tenggara Timur bernama Teddy Tanonef yang berkecimpung di sektor pariwisata di Kota Kupang. Teddy Tanonef memulai usaha dan kegiatan kepariwisataan di lokasi itu sejak tahun 1984, setelah bar dan restorannya di depan Markas Korem Kupang (sekitar 5km dari Pantai) terbakar pada tahun 1983. Pantai Tedis sebelumnya disebut dengan Pantai Teluk Koepan. Nama Koepan sendiri diambil dari nama salah seorang raja yang mendiami kawasan itu, yakni Lai Lai Bisi Koepan. Di Teluk Koepan terdapat pula Benteng peninggalan Portugis, Concordia, yang dibangun pada tahun 1625. Namun, benteng ini dirobohkan oleh Belanda yang menguasai Koepan, 1750. Walaupun demikian, menurut sejarah, bangsa asing pertama yang mendarat di Teluk Koepan adalah James Cook (1574). Cook hanya berhenti sementara untuk mengisi kebutuhan kapal, kemudian melanjutkan perjalanan ke arah timur.
Tanggal Unggah: 21 Aug 2024, 14:24:48
Diposting oleh: dwp.kupang